IHSG Anjlok 14,91%, Isu MSCI Menambah Ketidakpastian Pasar

Waktu baca: 6 menit


Key Takeaways

Sentimen Global

Pekan depan (19–23 Oktober), agenda yang perlu dicermati mencakup:

  • PDB kuartal III dan data September China (19 Oktober)
  • Inflasi Inggris (21 Oktober)
  • Keputusan suku bunga Bank of Korea dan inflasi Jepang (22 Oktober)
  • PMI flash Oktober AS, Eropa, dan Jepang (23 Oktober)
  • Laporan kinerja kuartalan, antara lain Meta dan Tesla

Sentimen Domestik

Pekan depan (19–23 Oktober), agenda yang perlu dicermati mencakup:

  • Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) 20–21 Oktober
  • Tindak lanjut proses konsultasi MSCI

Capital and Fund Performance

Ayovest’s Wrap

  • Pasardana Indeks Reksadana Pasar Uang: +0,07%
  • Pasardana Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,59%
  • Pasardana Indeks Reksadana Campuran: -6,32%
  • Pasardana Indeks Reksadana Saham: -13,21%

Disclaimer: INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS.

Reksa dana merupakan produk pasar modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana. PT Generasi Paham Investasi selaku Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi.

Informasi dalam laporan ini disajikan untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan merupakan penawaran, permintaan untuk menjual, atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual efek atau produk reksa dana tertentu. Data kinerja historis tidak menjamin atau mencerminkan indikasi kinerja di masa mendatang dan bukan merupakan proyeksi kinerja. Investor perlu membaca serta memahami Fund Fact Sheet dan prospektus produk terkait sebelum mengambil keputusan investasi.

PT Generasi Paham Investasi adalah Agen Penjual Efek Reksa Dana yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  1. MSCI (Morgan Stanley Capital International): perusahaan penyedia indeks pasar saham, data keuangan, dan alat analisis investasi global yang berkantor pusat di New York, Amerika Serikat. Indeks yang dikeluarkannya (seperti MSCI Emerging Markets Index dan MSCI World Index) menjadi acuan utama bagi manajer investasi dan investor institusional dunia dalam mengalokasikan dana mereka.
  2. Yield: tingkat imbal hasil obligasi yang mencerminkan kondisi harga pasar dan arus pembayaran yang diharapkan.
  3. BI-Rate: suku bunga kebijakan Bank Indonesia yang menjadi salah satu acuan kondisi moneter.
  4. YTD (year-to-date): perubahan kinerja yang dihitung sejak awal tahun sampai tanggal pelaporan.
  5. Net sell: kondisi ketika nilai penjualan investor lebih besar daripada nilai pembeliannya dalam periode tertentu.
  6. Sharpe Ratio: ukuran imbal hasil relatif terhadap risiko yang dihitung dengan mempertimbangkan volatilitas dan tingkat imbal hasil bebas risiko.
  7. Tracking Error: ukuran seberapa besar pergerakan kinerja suatu portofolio menyimpang dari indeks acuannya.
  8. VIX: indeks volatilitas ekspektasian pasar saham AS, bukan indeks harga saham.

Produk Eksklusif
Harga/Unit
1 Bulan

Simas Danamas Saham
1.768,53

14.17%

Majoris Saham Syariah Indonesia
656,86

14.58%

Pacific Balance Syariah
1.346,82

11.39%

Trimegah Balanced Absolute Strategy Low Volatility
1.072,39

9.7%

Social media

Related Articles

Investasi Sekarang Download ×