Ayovest Weekly Market Insight : Pasar Mulai Stabil, Apa Strategi Investor Reksa Dana?

Waktu baca: 4 menit


Key Takeaways:

Global Sentiment

Domestic Sentiment

Global Market Review

Domestic Market Review

Capital & Fund Performance :

Ayovest’s Wrap

DISCLAIMER: INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS. KINERJA MASA LALU TIDAK MENJAMIN/ MENCERMINKAN INDIKASI KINERJA DI MASA YANG AKAN DATANG.

Reksa dana merupakan produk Pasar Modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana. PT Generasi Paham Investasi selaku Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Investor wajib membaca dan memahami Fund Fact Sheet dan Prospektus dari produk yang diterbitkan oleh Manajer Investasi untuk kebutuhan informasi dan bukan merupakan suatu bentuk penawaran atau rekomendasi untuk membeli atau permintaan untuk menjual. Kinerja masa lalu tidak serta merta menjadi petunjuk untuk kinerja di masa mendatang, dan bukan juga merupakan perkiraan yang dibuat untuk memberikan indikasi mengenai kinerja atau kecenderungannya di masa mendatang.

PT Generasi Paham Investasi selaku Agen Penjual Efek Reksa Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Glosarium :

Arus Keluar Dana Asing (Net Outflow) Kondisi ketika investor asing lebih banyak menjual aset di suatu negara dibanding membeli, sehingga dana keluar dari pasar domestik.

Early Recovery Fase awal pemulihan pasar setelah periode tekanan, biasanya ditandai dengan perbaikan sentimen namun masih disertai volatilitas.

Diversifikasi Strategi investasi dengan menyebar dana ke berbagai instrumen (saham, obligasi, pasar uang) untuk mengurangi risiko.

Fixed Income (Pendapatan Tetap) Instrumen investasi seperti obligasi yang memberikan imbal hasil relatif stabil.

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) Indeks utama pasar saham Indonesia yang mencerminkan kinerja seluruh saham di Bursa Efek Indonesia.

Inflasi Kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu periode waktu.

Kebijakan Moneter Kebijakan bank sentral (seperti Bank Indonesia atau Federal Reserve) untuk mengatur suku bunga dan jumlah uang beredar.

Moderasi Inflasi Kondisi ketika laju kenaikan harga mulai melambat.

NAB (Nilai Aktiva Bersih) Nilai total aset reksa dana setelah dikurangi kewajiban, yang menjadi acuan harga unit investasi.

PPI (Producer Price Index) Indikator inflasi dari sisi produsen yang mengukur perubahan harga barang di tingkat produsen.

Risk-On Sentiment Kondisi pasar di mana investor lebih berani mengambil risiko dengan berinvestasi di aset seperti saham.

Risk Premium Tambahan imbal hasil yang diminta investor sebagai kompensasi atas risiko investasi.

Rupiah Melemah Kondisi ketika nilai tukar rupiah turun terhadap mata uang lain, biasanya dolar AS. Selat Hormuz Selat Hormuz — jalur penting perdagangan minyak dunia yang memengaruhi harga energi global.

SBN (Surat Berharga Negara) Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Volatilitas Tingkat fluktuasi harga di pasar dalam periode tertentu.

Wait and See Sikap investor yang menunda keputusan investasi sambil menunggu kepastian kondisi pasar.

WoW (Week-on-Week) Perbandingan data dari satu minggu ke minggu berikutnya. Yield Tingkat imbal hasil dari suatu instrumen investasi, seperti obligasi.

Produk Eksklusif
Harga/Unit
1 Bulan

Simas Danamas Saham
2.272,32

▲ 1.74%

Pacific Balance Syariah
1.657,47

▲ 3.59%

SAM Indonesian Equity Fund
2.376,10

▲ 11.06%

Majoris Saham Syariah Indonesia
827,11

▲ 1.91%

Trimegah Balanced Absolute Strategy Low Volatility
1.324,44

▲ 2.86%

Social media

Related Articles