MSCI Indonesia Jadi Sorotan, Kepercayaan Pasar Kembali Diuji

Waktu baca: 7 menit


Key Takeaways

Global

Domestik

Sentimen Global

Pekan depan (2–6 November 2026), fokus pasar mencakup:

Sentimen Domestik

Pekan depan (2–6 November 2026), fokus domestik mencakup:

  • Pemberlakuan HSC (High Shareholding Concentration) di Bursa Efek Indonesia
  • Inflasi Oktober oleh BPS pada 2 November.
  • Neraca perdagangan September pada 2 November.
  • PDB kuartal III-2026 pada 5 November, bersama PMI manufaktur Indonesia yang masuk dalam rilis PMI Asia pekan ini.

Capital and Fund Performance

Ayovest’s Wrap

Disclaimer

INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS.

Reksa dana merupakan produk pasar modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana. PT Generasi Paham Investasi selaku Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi.

Informasi dalam laporan ini disajikan untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan merupakan penawaran, permintaan untuk menjual, atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual efek atau produk reksa dana tertentu. Data kinerja historis tidak menjamin atau mencerminkan indikasi kinerja di masa mendatang dan bukan merupakan proyeksi kinerja. Investor perlu membaca serta memahami Fund Fact Sheet dan prospektus produk terkait sebelum mengambil keputusan investasi.

PT Generasi Paham Investasi adalah Agen Penjual Efek Reksa Dana yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Glosarium Singkat

  1. JOLTS: The Job Openings and Labor Turnover Survey, yaitu survei yang mengukur lowongan kerja, perekrutan, dan pemutusan hubungan kerja, termasuk pengunduran diri, PHK, pemecatan, dan pemutusan hubungan kerja lainnya di Amerika Serikat.
  2. PMI: Purchasing Managers’ Index adalah indikator ekonomi yang mengukur kesehatan dan tren aktivitas bisnis di sektor manufaktur atau jasa.
  3. Neraca perdagangan adalah selisih antara nilai total ekspor dan total impor barang suatu negara pada periode waktu tertentu.
  4. Non-Farm Payroll (NFP) adalah data atau laporan ekonomi bulanan yang mencatat perubahan jumlah total pekerja bergaji di Amerika Serikat di luar sektor pertanian.
  5. ADP: Automatic Data Processing (ADP) Research Institute adalah laporan bulanan independen yang mengukur perubahan jumlah pekerja sektor swasta non-pertanian di Amerika Serikat.
  6. Yield: Tingkat imbal hasil yang mencerminkan kompensasi investor atas kepemilikan suatu obligasi.
  7. BI-Rate: Suku bunga kebijakan utama yang ditetapkan Bank Indonesia sebagai acuan kebijakan moneter.
  8. Fed Funds Rate: Kisaran suku bunga acuan overnight antarbank AS yang ditargetkan oleh Federal Reserve.
  9. OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries atau Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi) adalah organisasi antar-pemerintah yang didirikan untuk mengatur dan menyelaraskan kebijakan produksi minyak di antara negara anggotanya
  10. BPS: Satu basis poin setara dengan 0,01 poin persentase.
  11. Net sell: Kondisi ketika nilai penjualan investor lebih besar daripada nilai pembeliannya dalam periode tertentu.
  12. Risk-off: Kondisi ketika pelaku pasar mengurangi aset berisiko dan cenderung mencari aset yang dianggap lebih aman.
  13. HSC (High Shareholding Concentration): Kategori saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi pada sedikit pemegang saham, sesuai penetapan BEI.

Produk Eksklusif
Harga/Unit
1 Bulan

Capital Fixed Income Fund
2.111,12

0.47%

Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A
3.987,37

7.78%

Capital Balanced Growth
1.142,61

0.44%

UOBAM Inovasi Obligasi Nasional
1.157,58

2.57%

Cipta Syariah Equity
1.639,05

5.38%

Majoris Saham Gemilang Indonesia
953,28

4.66%

Social media

Related Articles

Investasi Sekarang Download ×