Bank Indonesia pada Rapat Dewan Gubernur 20-21 Januari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%, di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan perlambatan ekonomi dunia. Kebijakan ini mencerminkan fokus Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mengendalikan inflasi dalam target 2,5±1%, serta tetap mendukung momentum pertumbuhan ekonomi domestik.
Ketika suku bunga acuan turun, harga obligasi di pasar cenderung naik. Hal ini terjadi karena obligasi yang sudah beredar memiliki kupon tetap yang kini nilainya lebih menarik dibandingkan suku bunga pasar yang baru. Lonjakan harga obligasi ini berdampak positif terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana Pendapatan Tetap, mengingat sebagian besar portofolionya ditempatkan pada instrumen obligasi
Kenalan dengan Reksa Dana Pendapatan Tetap Avrist Emerald Stable Fund
Avrist Emerald Stable Fund merupakan produk reksa dana pendapatan tetap yang resmi diluncurkan pada 29 Januari 2024 dan dikelola oleh PT Avrist Asset Management (Avram). Reksa dana ini dirancang untuk mengupayakan tingkat pengembalian yang optimal dan berkesinambungan dengan tetap menjaga risiko investasi pada level yang terukur, melalui pemilihan instrumen efek bersifat utang yang dilakukan secara selektif dan disiplin. Avram sendiri merupakan anak usaha dari PT Avrist Assurance dan telah berpengalaman di industri pengelolaan aset sejak tahun 2011.
Dalam konteks perencanaan investasi, Avrist Emerald Stable Fund diposisikan sebagai instrumen yang berperan menjaga keseimbangan portofolio, khususnya di tengah dinamika pasar keuangan yang fluktuatif.
Menjaga Konsistensi Kinerja Portofolio
Berdasarkan data kinerja per 30 Januari 2026, Avrist Emerald Stable Fund menunjukkan konsistensi kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan tolok ukur dan instrumen pembanding. Sejak peluncuran, reksa dana ini mencatatkan kinerja kumulatif sebesar 18,14%, lebih tinggi dibandingkan Indeks Infovesta Fixed Income Fund Index sebesar 11,12%* dan tingkat imbal hasil TD 6 Month (net of tax) sebesar 6,81%. Dalam periode satu tahun, Avrist Emerald Stable Fund membukukan imbal hasil sebesar 9,76%, melampaui kinerja Indeks Infovesta Fixed Income Fund Index sebesar 7,52%*. Konsistensi kinerja tersebut mencerminkan efektivitas pengelolaan portofolio pendapatan tetap yang dilakukan secara terukur karna melampaui kinerja Indeks Infovesta Fixed Income Fund Index dan prudent, sehingga mendukung peran reksa dana sebagai instrumen investasi yang berorientasi pada stabilitas nilai dan pengelolaan risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

*Sumber Product Focus per Februari 2026
Risiko Terukur dengan Pendekatan Defensif
Selain berfungsi sebagai stability anchor, Avrist Emerald Stable Fund juga berperan sebagai risk buffer dalam portofolio. Reksa dana ini dikategorikan memiliki tingkat risiko sedang, dengan kebijakan investasi pada instrumen pendapatan tetap yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia maupun korporasi, serta pengelolaan risiko kredit dan likuiditas yang dilakukan secara prudent.
Diversified Allocation: Emerald memiliki eksposur yang tersebar di berbagai perusahaan, sektor, dan rating dengan maksimal penempatan tidak melebihi 10% pada satu emiten tertentu termasuk pada sektor perbankan, jasa keuangan, industri, serta surat utang negara, membantu meredam potensi volatilitas pasar. Pendekatan ini membuat Avrist Emerald Stable Fund relatif lebih tahan terhadap fluktuasi jangka pendek dibandingkan instrumen berisiko tinggi, sehingga dapat berfungsi sebagai penyangga risiko (buffer) dalam portofolio investasi.
Kepercayaan Investor dan Kesesuaian Tujuan Investasi
Kepercayaan investor terhadap Avrist Emerald Stable Fund tercermin dari total dana kelolaan sebesar Rp759,89 miliar per akhir Januari 2026, dengan NAB per unit sebesar Rp1.181,38. Skala dana kelolaan ini menunjukkan bahwa produk tidak hanya menarik secara kinerja, tetapi juga dipercaya sebagai instrumen investasi yang stabil.
Dengan karakteristik risiko yang terukur dan kinerja yang relatif stabil, Avrist Emerald Stable Fund sesuai bagi investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat, serta cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek hingga menengah (1–3 tahun), seperti persiapan dana pendidikan, dana kendaraan, dana liburan, maupun kebutuhan keuangan lainnya.
*Sumber FFS Januari 2026
Tips Berinvestasi Reksa Dana Pendapatan Tetap
- Pahami Tujuan Investasimu Sebelum memilih produk reksa dana, tentukan dulu tujuan keuanganmu. Apakah untuk dana pendidikan, beli rumah, atau persiapan pensiun? Reksa dana pendapatan tetap cocok untuk tujuan jangka keuangan 1-3 tahun.
- Perhatikan Risiko Dalam berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap, terdapat risiko yang perlu kamu perhatikan, seperti risiko suku bunga, risiko gagal bayar obligasi, serta risiko lainnya. Kamu bisa membaca prospektus untuk mengetahui risiko-risiko lainnya.
Baca juga: Prospektus Reksa Dana: Panduan Wajib Sebelum Kamu Mulai Investasi
- Pilih Manajer Investasi yang Terpercaya. Pastikan kamu memilih produk dari manajer investasi yang memiliki reputasi baik, transparan, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Syailendra Capital. Kredibilitas pengelola sangat memengaruhi kinerja reksa dana.
- Lihat Kinerja Historis Secara Bijak Melihat kinerja masa lalu penting untuk gambaran umum, tapi bukan jaminan kinerja di masa depan. Gunakan data ini sebagai referensi, bukan satu-satunya acuan.
- Diversifikasi Portofolio. Sebaiknya kamu menaruh dana investasi tidak hanya pada satu produk. Diversifikasi atau sebar portofolio ke beberapa jenis reksa dana bisa membantu mengurangi risiko dan membuat portofolio kamu lebih seimbang.
- Pantau Secara Berkala. Meskipun berisiko rendah bukan berarti kamu tidak perlu mengecek investasimu. Pantau perkembangan dan sesuaikan komposisi portofolio jika diperlukan.
Bagaimana Investasi Avrist Emerald Stable Fund di Ayovest?
Sebelum kamu melakukan investasi, pastikan terlebih dahulu, bahwa kamu telah memiliki aplikasi Ayovest yang bisa kamu dapatkan melalui App Store dan Google Play Store.
Langkah selanjutnya, kamu bisa mengikuti cara-caranya di bawah ini.
- Buat akun di aplikasi Ayovest
- Verifikasi identitas diri (KYC).
- Pilih Produk Reksa Dana. Masuk ke Reksa Dana Pendapatan Tetap dan pilih Avrist Emerald Stable Fund
- Masukkan nominal. Investasi mulai dari Rp10.000.
- Pantau Investasi Kapan Saja. Cek perkembangan nilai investimu secara langsung lewat aplikasi Ayovest.
Optimalkan Portofolio dengan Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap di Ayovest
Turunnya suku bunga membuat obligasi semakin menarik bagi investor. Oleh karena itu, Avrist Emerald Stable Fund hadir dengan kinerja positif imbal hasil mencapai 9,89% dalam satu tahun. Dengan risikonya yang rendah, reksa dana pendapatan tetap Avrist Emerald Stable Fund menjadi pilihan ideal bagi investor konservatif dengan rencana keuangan jangka pendek hingga menengah.
Melalui Ayovest, kamu bisa mulai berinvestasi di Avrist Emerald Stable Fund hanya dengan modal mulai Rp10.000, investor bisa mengakses instrumen berbasis obligasi yang dikelola profesional. Produk ini cocok bagi profil konservatif, terutama di tengah tren penurunan suku bunga.
DISCLAIMER: INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS. KINERJA MASA LALU TIDAK MENJAMIN/ MENCERMINKAN INDIKASI KINERJA DI MASA YANG AKAN DATANG. Reksa dana merupakan produk Pasar Modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana. PT Generasi Paham Investasi selaku Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Investor wajib membaca dan memahami Fund Fact Sheet dan Prospektus dari produk yang diterbitkan oleh Manajer Investasi untuk kebutuhan informasi dan bukan merupakan suatu bentuk penawaran atau rekomendasi untuk membeli atau permintaan untuk menjual. Kinerja masa lalu tidak serta merta menjadi petunjuk untuk kinerja di masa mendatang, dan bukan juga merupakan perkiraan yang dibuat untuk memberikan indikasi mengenai kinerja atau kecenderungannya di masa mendatang.
Glosarium:
Capital gain: Selisih antara harga beli dan harga jual.
Diversifikasi: Menempatkan dana investasi di beberapa instrumen investasi yang berbeda karakteristiknya.
Fund Fact Sheet: Informasi ringkas yang wajib dibuat manajer investasi setiap bulan, berisi informasi faktual dan mencerminkan kondisi sebenarnya dari produk reksa dana.
Kredibilitas: Perihal dapat dipercaya (KBBI).
NAB: Nilai Aktiva Bersih. Jumlah kekayaan Reksa Dana setelah dikurangi seluruh kewajiban.
Obligasi: Surat utang jangka menengah maupun jangka panjang yang dapat diperjualbelikan.
Pasar Indeks Reksadana Fixed Income (PIRFI) : Tolak ukur yang digunakan untuk mengukur kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap yang diterbitkan oleh Pasar Dana
Portofolio: Kumpulan Efek yang dimiliki oleh pihak.
Prospektus: Setiap pernyataan yang dicetak atau informasi tertulis yang digunakan untuk Penawaran Umum Reksa Dana dengan tujuan calon Pemegang Unit Penyertaan membeli Unit Penyertaan Reksa Dana.
Risk Buffer: Peran instrumen investasi sebagai penyangga risiko portofolio melalui diversifikasi dan pengelolaan risiko yang terukur.
Stability Anchor: Peran instrumen investasi dalam menjaga stabilitas nilai.
Top Holdings: Aset alokasi terbesar dalam sebuah Reksa Dana.
Yield atau Imbal Hasil: Keuntungan yang diterima investor, baik yang berasal dari capital gain maupun dividen. Yield dinyatakan dalam persentase dari modal yang ditanamkan.






