Tahun baru sering dianggap sebagai fresh start effect, yaitu momen psikologis ketika pergantian waktu memberikan dorongan motivasi alami untuk memulai sesuatu dengan lebih baik. Di fase ini, banyak orang merasa ingin memulai “hidup baru” atau memperbaiki kebiasaan lama, serta menyusun resolusi baru. Salah satunya yaitu menyusun resolusi keuangan
Namun, sayangnya, resolusi keuangan terkadang dibuat tidak spesifik dan hanya digambarkan secara umum saja, seperti “ingin lebih hemat” atau “ingin punya rumah” tanpa rencana yang jelas. Akibatnya, resolusi tersebut berakhir tidak tercapai dan hanya sekadar wacana.
Oleh karena itu, Ayovest akan membantu kamu untuk menyusun resolusi keuangan dengan baik. Supaya resolusi keuanganmu lebih jelas dan mudah tercapai, kamu bisa menerapkan metode SMART. Lalu, apa yang dimaksud dengan metode SMART? Simak penjelasannya pada artikel berikut.
Menyusun Resolusi Keuangan dengan Metode SMART
Metode SMART membantu kamu menciptakan tujuan dengan lebih jelas. SMART sendiri merupakan singkatan dari Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-Bound. Berikut cara menerapkannya untuk resolusi keuanganmu.
Spesific (Spesifik): Apa yang Ingin Kamu Capai?
Resolusi keuangan harus disusun secara jelas dan detail. Namun, sebelum kamu menyusun secara spesifik, kamu perlu menentukan tujuan utama. Setelah menentukan tujuan, kamu bisa menyusun lebih spesifik dengan mencari tahu tujuan, apa, di mana, dan berapa total dana yang kamu butuhkan.
Contohnya, jika tujuanmu adalah membeli rumah dalam 5 tahun ke depan, maka tujuan tersebut masih terlalu umum. Agar menjadi spesifik, kamu perlu memperjelas detailnya, seperti lokasi rumah, tipe dan luas bangunan, hingga kisaran harga.
Misalnya, kamu ingin membeli rumah tipe hook senilai Rp600 Juta di Perumahan X dengan luas 80 m².
Tujuan yang jelas seperti ini akan memudahkan kamu menentukan strategi keuangan yang tepat, mulai dari jumlah dana yang dikumpulkan hingga instrumen investasi yang bisa kamu gunakan.
Measureable (Terukur): Bagaimana Kamu Mencapainya?
Setelah tujuan dibuat spesifik, langkah berikutnya adalah memastikan tujuan tersebut bisa diukur. Artinya, kamu harus tau berapa dana yang perlu disiapkan dan bagaimana proses untuk mencapai dana tersebut.
Misal, karena kamu ingin membeli rumah seharga Rp600 juta dalam 5 tahun ke depan (60 bulan), berarti kamu perlu menyiapkan sekitar Rp120 juta per tahun, atau Rp10 juta per bulan. Dengan angka yang terukur, kamu bisa secara rutin mengevaluasi apakah target danamu tercapai setiap bulan dan apakah perlu penyesuaian strategi atau tidak.
Agar lebih mudah memantau progres, kamu bisa menggunakan fitur Portofolio Ayovest. Melalui fitur ini, kamu dapat melihat grafik dan persentase dana yang sudah terkumpul, sehingga progres resolusi keuangamu terlihat jelas dari waktu ke waktu.
Baca juga: Portfolio Management: Fitur Ayovest yang Bikin Investasi Kamu Nggak Asal-asalan!
Acheivable (Dapat Dicapai): Apakah Targetnya Sesuai Kondisi Keuanganmu?
Resolusi keuangan sebaiknya dibuat secara realistis dan sesuai dengan kondisi keuanganmu. Sesuaikan dengan penghasilan per bulan yang kamu dapatkan. Lalu, cek terlebih dahulu, apakah kebutuhan sehari-hari kamu sudah terpenuhi atau belum. Selain itu, sesuaikan dengan berapa sisa dana yang bisa kamu alokasikan untuk mencapai tujuanmu.
Jika setelah dihitung dan mengalokasikan Rp10 juta per bulan masih aman dan tidak mengganggu kebutuhan utama, maka target tersebut tergolong dapat dicapai.
Relevant (Relevan): Apakah Ini Benar-Benar Prioritasmu?
Resolusi keuangan perlu relevan dengan kebutuhan dan prioritas hidup. Pastikan tujuan yang kamu buat memang kamu butuhkan, bukan sekadar ikut tren atau tekanan lingkungan. Jika membeli rumah adalah kebutuhan penting dalam beberapa tahun ke depan, maka resolusi ini relevan dan layak untuk kamu perjuangkan dengan konsisten.
Timely (Batas Waktu): Kapan Mulai dan Kapan Selesai?
Resolusi tanpa batas waktu, kamu cenderung membuatmu menunda-nunda tujuan. Dengan menetapkan batas waktu yang jelas, kamu akan memiliki sense of urgency atau rasa urgensi yang dapat memotivasi untuk untuk lebih konsisten dalam mencapai resolusi keuangan.
Sebagai contoh, kamu ingin mulai mempersiapkan dana rumah sebesar Rp600 juta. Pada tanggal 1 Februari 2026, kamu berkomitmen untuk menyisihkan dana sebanyak 10 juta per bulan. Dengan konsistensi tersebut, target dana Rp600 juta diharapkan dapat tercapai pada 1 Februari 2031.
Menjaga Resolusi Keuangan dari Inflasi dengan Reksa Dana Ayovest
Namun, perlu kamu ingat bahwa nilai uang akan tergerus oleh inflasi seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, selain menyisihkan dana, penting untuk mengalokasikan uang ke instrumen yang berpotensi menjaga nilai uang kamu dari inflasi.
Salah satu caranya adalah dengan berinvestasi di reksa dana Ayovest. Selain membantu menjaga nilai uang agar tidak tergerus inflasi, reksa dana juga memiliki potensi imbal hasil yang bisa membantu nilai investasimu bertumbuh.
Untuk membantu resolusi keuanganmu lebih terarah, kamu bisa memanfaatkan fitur Portofolio Ayovest untuk menetapkan tujuan keuangan yang spesifik sekaligus memantau progresnya. Agar tetap disiplin dan konsisten, gunakan fitur SIP (Systematic Investment Plan) yang memungkinkan kamu berinvestasi rutin secara otomatis, sehingga resolusi keuangan bisa tercapai tanpa terlewat karena lupa.

Dengan menggunakan metode SMART saat menyusun resolusi keuangan, kamu akan lebih siap mencapai target yang kamu inginkan. Dengan target yang spesifik, batas waktu yang jelas, serta strategi yang tepat, resolusi keuangan tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi tujuan yang lebih mudah untuk dijalankan.
Mulai wujudkan resolusi keuanganmu sekarang. Download aplikasi Ayovest sekarang dan lakukan investasi secara konsisten untuk mendukung tujuan keuanganmu di awal tahun.
DISCLAIMER: INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS. KINERJA MASA LALU TIDAK MENJAMIN/ MENCERMINKAN INDIKASI KINERJA DI MASA YANG AKAN DATANG.
Reksa dana merupakan produk Pasar Modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana. PT Generasi Paham Investasi selaku Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Investor wajib membaca dan memahami Laporan Kinerja Reksa Dana (Fund Fact Sheet) dan Prospektus dari produk yang diterbitkan oleh Manajer Investasi untuk kebutuhan informasi dan bukan merupakan suatu bentuk penawaran atau rekomendasi untuk membeli atau permintaan untuk menjual. Kinerja masa lalu tidak serta merta menjadi petunjuk untuk kinerja di masa mendatang, dan bukan juga merupakan perkiraan yang dibuat untuk memberikan indikasi mengenai kinerja atau kecenderungannya di masa mendatang.
Glosarium:
fresh start effect: momen psikologis yang menjelaskan “temporal landmarks” (titik balik dalam waktu tertentu), seperti awal tahun baru, terasa seperti kesempatan untuk meninggalkan kebiasaan lama dan memulai kembali.






