Ayovest Weekly Market Insight : Menguji Arah Pasar di Awal 2026: Antara Tekanan Global dan Fondasi Domestik

Waktu baca: 6 menit

Key Takeaways

Sentimen Global

Sentimen Domestik

Global Market Sentiment: Pasar Menguji Kesabaran The Fed

Domestic Market Sentiment: Inflasi Naik, Stabilitas Tetap Terjaga

Capital & Fund Performance

Ayovest’s Wrap: Menjaga Keseimbangan di Awal Tahun

DISCLAIMER: INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS. KINERJA MASA LALU TIDAK MENJAMIN/ MENCERMINKAN INDIKASI KINERJA DI MASA YANG AKAN DATANG.

Reksa dana merupakan produk Pasar Modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana. PT Generasi Paham Investasi selaku Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Investor wajib membaca dan memahami Laporan Kinerja Reksa Dana (Fund Fact Sheet) dan Prospektus dari produk yang diterbitkan oleh Manajer Investasi untuk kebutuhan informasi dan bukan merupakan suatu bentuk penawaran atau rekomendasi untuk membeli atau permintaan untuk menjual. Kinerja masa lalu tidak serta merta menjadi petunjuk untuk kinerja di masa mendatang, dan bukan juga merupakan perkiraan yang dibuat untuk memberikan indikasi mengenai kinerja atau kecenderungannya di masa mendatang.

Glosarium:

Dolar AS (USD) Mata uang Amerika Serikat yang berperan sebagai mata uang cadangan global dan sering menjadi indikator utama sentimen risiko serta arah kebijakan moneter global.

Pasar Tenaga Kerja AS Kondisi ketenagakerjaan di Amerika Serikat yang tercermin dari data seperti tingkat pengangguran dan pertumbuhan lapangan kerja, sering digunakan sebagai acuan kekuatan ekonomi AS dan arah kebijakan The Fed.

Robustrobust digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi, data, atau kinerja sektor tertentu yang tetap kuat dan stabil meskipun menghadapi ketidakpastian atau tekanan eksternal.

Federal Reserve (The Fed) Bank sentral Amerika Serikat yang bertanggung jawab menetapkan kebijakan moneter, termasuk suku bunga acuan, guna menjaga stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Kebijakan Moneter Hati-hati (Cautious Stance) Pendekatan bank sentral yang menahan perubahan kebijakan secara agresif sambil menunggu konfirmasi data ekonomi lanjutan.

Zona Euro Wilayah ekonomi yang terdiri dari negara-negara anggota Uni Eropa yang menggunakan mata uang euro dan berada di bawah kebijakan moneter Bank Sentral Eropa.

Inflasi Kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan berkelanjutan dalam suatu periode tertentu, yang memengaruhi daya beli dan stabilitas ekonomi.

Target Inflasi Kisaran inflasi yang ditetapkan bank sentral sebagai sasaran kebijakan moneter. Untuk ECB sekitar 2%, sementara Bank Indonesia berada di 2,5% ±1%.

Bank Sentral Eropa (ECB) Otoritas moneter Zona Euro yang bertugas menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

Imbal Hasil Obligasi (Yield) Tingkat keuntungan yang diterima investor dari kepemilikan obligasi, biasanya dinyatakan dalam persentase per tahun.

German Bund Obligasi pemerintah Jerman yang dianggap sebagai aset paling aman (safe haven) di kawasan Eropa dan sering menjadi acuan pergerakan yield obligasi regional.

Yield 10-Tahun Imbal hasil obligasi dengan tenor 10 tahun yang sering digunakan sebagai indikator ekspektasi pasar terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi jangka menengah–panjang.

Sentimen Risiko Global Sikap investor terhadap risiko di pasar global, dipengaruhi oleh faktor ekonomi, kebijakan moneter, dan dinamika geopolitik.

Ketegangan Geopolitik Kondisi konflik atau friksi antarnegara yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan pasar keuangan, termasuk di kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin.

Harga Minyak Harga komoditas energi global yang sensitif terhadap faktor geopolitik, pasokan, dan permintaan, serta berdampak luas pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Volatilitas Tingkat fluktuasi harga aset dalam periode tertentu yang mencerminkan ketidakpastian pasar.

Inflasi YoY (Year-on-Year) Perubahan tingkat harga dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Inflasi MoM (Month-on-Month) Perubahan tingkat harga dibandingkan bulan sebelumnya.

Bank Indonesia (BI) Bank sentral Indonesia yang bertugas menjaga stabilitas nilai rupiah, inflasi, dan sistem keuangan nasional.

Nilai Tukar Rupiah Harga rupiah terhadap mata uang asing, khususnya dolar AS, yang mencerminkan keseimbangan eksternal dan sentimen pasar terhadap ekonomi Indonesia.

Pasar Obligasi Domestik Pasar perdagangan surat utang yang diterbitkan pemerintah dan korporasi Indonesia.

Net Buy Asing Kondisi ketika investor asing mencatatkan pembelian bersih aset keuangan domestik, mencerminkan minat dan kepercayaan terhadap pasar lokal.

Surat Berharga Negara (SBN) Instrumen utang yang diterbitkan Pemerintah Indonesia untuk pembiayaan anggaran dan menjadi instrumen utama di pasar obligasi domestik.

Cadangan Devisa Aset valuta asing yang dimiliki bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar, membiayai transaksi internasional, dan memperkuat ketahanan eksternal.

Stabilitas Eksternal Kemampuan suatu negara menjaga keseimbangan ekonomi eksternal, termasuk neraca pembayaran dan nilai tukar, di tengah tekanan global.

Recalibration Fase penyesuaian pasar terhadap perubahan ekspektasi ekonomi, kebijakan moneter, dan risiko global.

Fundamental Ekonomi Kondisi dasar perekonomian yang mencakup pertumbuhan, inflasi, stabilitas fiskal, dan ketahanan eksternal.

Diversifikasi Strategi penyebaran investasi ke berbagai instrumen atau aset untuk mengelola risiko portofolio.

Instrumen Pendapatan Tetap Instrumen investasi seperti obligasi yang memberikan pendapatan bunga secara berkala dan relatif stabil.

Aset Berisiko Instrumen investasi dengan potensi imbal hasil lebih tinggi namun volatilitas lebih besar, seperti saham.

Artikel Terkait

Ayovest
Wujudkan Tujuan Keuangan Kamu Bersama Ayovest melalui Investasi Reksa Dana
Install app